Laga seru Persebaya Surabaya menjamu Persija Jakarta
IPL berjalan sangat menarik nan sengit. Persebaya yang sempat
tertinggal sebanyak dua kali, akhirnya terselamatkan oleh gol dari
strikernya Fernando Soler di penghujung laga. Skor 3-3 menjadi hasil
obyektif bagi kedua tim
Persebaya tampil dominan saat menjamu
Persija di Stadion Gelora 10 November, dalam lanjutan Indonesian Premier
League. Tapi apa daya, 45 menit pertama, Andik Vermansyah cs gagal
menembus pertahanan Persija dan skor tetap tanpa gol.
Persebaya
memulai pertandingan dengan bermain dominan. Pasukan Bajul Ijo ini
mengandalkan Andik Vermansyah dan Taufiq sebagai pengatur serangan.
Sehingga lini belakang Persija agak kerepotan meladeni kedua pemain
kunci ini.
Namun hingga menjalani menit ke-30, Persebaya tidak
bisa menembus gawang Persija yang dijaga kiper Alexsandar Vrteski.
Sementara Diego Michiels ditugaskan untuk me-marking Andik, untuk tidak
bergerak bebas.
Dominasi Persebaya terus muncul dengan berbagai
serangan, terutama lewat tendangan keras Taufiq yang mampu bisa ditepis
Vrteski yang hanya menghasilkan sepak pojok untuk Bajul Ijo.
Satu
menit perpanjangan waktu babak pertama tensi pertandingan meninggi,
Persebaya melakukan permainan cepat untuk bisa mencetak gol pertama ke
gawang Persija. Namun, hingga wasit meniup peluit tanda pertandingan
berakhir, kedudukan masih tanpa gol.
Pada babak kedua Persebaya
tak mengendorkan serangan untuk terus menekan pertahanan Macan
Kemayoran. Salah satu peluang berbahaya tercipta pada menit ke-51 lewat
sundukan Andrew Barisic. Tapi masih bisa ditepis sang kiper, Vrteski
yang bermain bagus di pertandingan ini.
Keasyikan menyerang, Bajul
Ijo kebobolan. Anak-anak Green Force ini harus tertinggal lewat
sundulan Emmanuel de Porras pada meni ke-55, setelah memanfaatkan umpan
matang Danilo Fernando. Persebaya pun tertinggal 0-1 dari Persija.
Persebaya
semakin tertinggal, kali ini Rinto Ali menjadi aktor protagonis seluruh
isi stadion 10 November ini. Menit ke-60, Rinto mampu memanfaatkan
umpan tarik dari De Porras. Persija menjauh menjadi 2-0.
Persebaya
sebenarnya mampu memperkecil kedudukan pada menit ke-67, setelah Feri
Ariawan mampu membobol gawang Vrteski. Tapi sayang hakim garis
menganulir gol Feri, setelah dia divonis offside.
Persebaya
mendapatkan peluang pada menit ke-70, setelah Feri yang berhasil
menusuk ke kotak penalti Persija diapit oleh dua pemain belakang Macan
Kemayoran. Pada menitr ke-74, bek Persebaya Otavio Dutra yang bertindak
sebagai algojo dengan tenang membobol gawang Vrteski. Skor 2-1, Persija
masih memimpin.
Bajul Ijo akhirnya mampu menyamakan
kedudukan pada menit ke-77. Setelah Fernando Soler melakukan gol unik.
Soler melakukan penetrasi dan langsung melepaskan tendangan. Bola sempat
terbentur bek Persija yang kemudian berbalik ke arah muka Soler.
Beruntung, bola masuk ke gawang Persija, setelah Vrteski gagal menghalau
bola liar tersebut. Skor pun berubah menjadi 2-2.
Pada menit ke
93, De Porras benar-benar menjadi mimpi buruk Persebaya. Setelah
mencetak gol keduanya di pertandingan ini. Persija pun sempat unggul
beberapa saat, sebelum Soler mencetak gol penyelamat di penghujung laga.
Skor 3-3 pun bertahan hingga pertandingan usai. (okezone)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar